HINGGA JELANG AKHIR MASA PANEN HARGA TEMBAKAU ‘ADHEM’ - Manisrenggo Information
Headlines News Klaten.Info :
Home » » HINGGA JELANG AKHIR MASA PANEN HARGA TEMBAKAU ‘ADHEM’

HINGGA JELANG AKHIR MASA PANEN HARGA TEMBAKAU ‘ADHEM’

Written By kiswanto adinegara on Sunday, October 13, 2013 | 7:32 PM

    Petani memanen daun tembakau di Manisrenggo



Manisrenggo  ~  Dulu ketika awal musim tanam tembakau hujan yang tidak diharapkan nyaris tidak pernah henti.Hal ini menyebabkan biaya produksi menjadi membengkak dan tinggi dibanding bila cuaca normal.Hujan saat tanam memicu pertumbuhan gulma sangat cepat ,tanah padat dan air yang berlebihan membuat bibit mati.Sehingga sejumlah petani harus tanam ulang bahkan ada yang hingga 2- 3 kali,sedangkan harga benih dari Rp 40,00 naik menjadi Rp 75,00 per batang.Pendangiran dan penyiangan harus dilakukan berulang kali.

Persoalan yang mendera petani tembakau kala itu,disikapi dengan rasa optimis dan berharap pada masa panen harga jual akan tinggi.Demikian pula  musim akan bersahabat,sehingga tidak turun hujan lagi pada bulan September – Oktober .Karena panas yang penuh sepanjang hari akan meningkatkan kualitas hasil panen.

Alhamdulillah,hingga minggu kedua Oktober ini cuaca sangat bagus.Tetapi sejumlah petani telah ‘ngrampes’ alias memetik daun tembakau yang terakhir.Harga jual per kilogram laku Rp 4.000,00 .Sedangkan panen perdana ,kedua harganya hanya Rp 2.500,00 – 3.000,00,tutur seorang petani tembakau di padukuhan Ngreman,Manisrenggo.

Ditanya bagaimana harga jual tembakau dibanding tahun lalu,petani itu menjawab “Wah regi sata sak punika ketingalipun adhem,kok Mas…”.Mereka mengakhiri dengan ngrampes untuk segera membuat pesemaian padi,menyongsong musim tanam rendengan yang akan datang.



    Pekerja melakukan sortasi daun tembakau sesudah diperam untuk dirajang.



Merosotnya harga tembakau juga diakui Narno petani Solodiran,pihaknya memprediksi harga hasil panen tembakau 2013 ini terus mengalami kemerosotan.Hal ini menyebabkan kerugian petani Rp 4 juta perpetak,karenaper petak membutuhkan biaya produksi sekitar Rp 7 jutaan.

Lebih lanjut dikatakan,pada tahun 2012 lalu harga tembakau jenis C Rp 30.000,00 – 40.000,00,jenis C plus Rp 60.000,00 – 70.000,00,jenis D Rp 125.000,00 dan E Rp 250.000,00 perkilogram.Sementara pada 2013 ini diprediksi merosot jauh.Misalnya jenis C kemungkinan hanya Rp 20.000,00 – 25.000,00,jenis C plus Rp 30.000,00 – 40.000,00 perkilogram sedangkan D masih proses pengeringan ,katanya (KR 26/9).


Oleh : Kiswanto
Share this article :

0 comments:

Tuliskan komentar Anda...

Komentar Anda mungkin akan sangat berguna bagi kami atau pembaca lain :)

Klaten Info Fanpage!

 
Support : Klaten.Info
Kontributor Berita : Kiswanto
Copyright © 2013. Manisrenggo Information - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info