DISHUB ADAKAN OPERASI TRUK ANGKUT GALIAN GOL C BERHENTI - Manisrenggo Information
Headlines News Klaten.Info :
Home » » DISHUB ADAKAN OPERASI TRUK ANGKUT GALIAN GOL C BERHENTI

DISHUB ADAKAN OPERASI TRUK ANGKUT GALIAN GOL C BERHENTI

Written By kiswanto adinegara on Sunday, September 1, 2013 | 8:12 PM

    Puluhan truk pasir bermuatan lebih berhenti dibahu jalan saat Dishub gelar razia (26/8)



Manisrenggo ~ Masyarakat sangat faham apabila ditemukan pemandangan menarik di depan kantor kecamatan Manisrenggo kebarat dipenuhi truk  berhenti sepanjang jalan.Jawabnya dapat dipastikan Dinas Perhubungan kabupaten Klaten tengah menggelar operasi terhadap truk pengangkut pasir atau batu .Untuk memastikan beban angkutan yang dibawa,truk- bermuatan tersebut digiring menuju eks sub terminal bus Manisrenggo untuk dilakukan penimbangan. Sopir-sopir truk pengangkut galian golongan C tersebut secara sengaja memarkir  kendaraan ,karena menghindari terkena razia.Karena secara kasat mata muatan hasil galian golongan C di bak sebagian besar truk  over tonase.

Pemandangan sebagaimana diatas dapat ditemui hari Senin (26/8) dan Rabu (28/) ketika Dishub secara terpadu menggelar razia. Dua petugas Dishub yang bertugas di selatan BRI membenarkan kalau setiap digelar operasi terhadap truk bermuatan galian golongan C ,puluhan sopir memarkir kendaraan bermuatan berlebih itu di sepanjang jalan mulai depan Indo Maret hingga di jalan kikis.Mereka secara berantai akan memberikan informasi kepada rekan-rekannya yang masih dalam perjalanan menuju kota Manisrenggo,untuk segera ngetem dulu, menunggu razia usai.Akhirnya razia sepertinya tak membuahkan hasil yang optimal.

Disamping itu aparat tersebut juga melihat dan mengatakan bahwa banyak truk melanggar rambu larangan yang dipasang di simpang tiga depan toko swalayan Indo Maret .Rambu larangan truk galian golongan C melintas kearah timur tersebut nampaknya diperbaharui dengan cara meninggikan dan dipasang hari Selasa (27/8).Hingga hari Rabu  pagi rambu itu kurang nampak jelas dilihat dari arah barat karena tertutup daun beringin.Atas saran warga kepada petugas Dishub akhirnya daun yang menutup dipangkas.

Ketika ditanya apakah jika truk pengangkut pasir atau batu melakukan pelanggaran ganda yakni pertama menerobos rambu larangan dan kedua muatannya melampaui tonase juga di kenakan sanksi secara proporsional dan adil ,mereka tidak memberikan jawaban dengan kata-kata,tetapi hanya tersenyum.

Dari pengamatan sejumlah warga pelaksanaan razia nampak hanya menjadi kegiatan rutin yang monoton. Salah satu pengguna jalan yang tak mau jati dirinya disebut melihat peristiwa truk berhenti secara masive saat razia di Manisrenggo mengatakan “….sepertinya aparat pemerintah kok mung diece …karo sopir-sopir truk ..”

Tidak ada gebrakan yang berarti sebagai shock teraphy agar sopir truk sadar dan kapok sehingga tidak lagi melanggar aturan yang berlaku. Dengan demikian infasruktur jalan ,gorong-gorong dan jembatan yang dengan susah payah dibangun pemerintah tidak segera rusak parah,gara-gara truk pasir bermuatan  melampaui tonase serta melanggar rambu yang di pasang.(kis12)

Share this article :

0 comments:

Tuliskan komentar Anda...

Komentar Anda mungkin akan sangat berguna bagi kami atau pembaca lain :)

Klaten Info Fanpage!

 
Support : Klaten.Info
Kontributor Berita : Kiswanto
Copyright © 2013. Manisrenggo Information - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info