KEHADIRAN TOKO MODERN VERSUS PASAR TRADISIONAL - Manisrenggo Information
Headlines News Klaten.Info :
Home » » KEHADIRAN TOKO MODERN VERSUS PASAR TRADISIONAL

KEHADIRAN TOKO MODERN VERSUS PASAR TRADISIONAL

Written By kiswanto adinegara on Wednesday, June 19, 2013 | 9:08 PM


Manisrenggo ~  Keberadaan pasar tradisional secara umum banyak yang lahir sejak zaman penjajahan Belanda.Lazimnya di setiap wilayah kecamatan memiliki pasar tradisional seperti “pasar klewer “ yang berada di Manisrenggo.Sebagaimana pasar-pasar tradisional lainnya,disini diperdagangkan berbagai jenis kebutuhan pokok  warga masyarakat,utamanya sandang dan pangan.Dalam transaksi antara pembeli dan penjual biasanya masih menggunakan cara tawar menawar,untuk mencari kesepakatan harga.Suasana didalam pasar tradisional memang sering dijumpai kurangnya kebersihan,panas ,berdesak-desakan ,bau kurang sedap dan bahkan kurang aman.Kini pengelolaan pasar sudah mulai berubah sehingga konsumen dapat berbelanja secara nyaman dan aman.Bahkan tidak jarang pasar tradisional dianggap dan dijadikan wahana rekreasi utamanya yang berhubungan dengan kuliner.Bagi masyarakat menengah kebawah memang tetap familiar dengan hiruk pikuk pasar tradisional untuk berbelanja dengan harga terjangkau.

Di zaman yang kian maju seperti sekarang,untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mulai hadir toko –toko modern.Toko serba ada (toserba) serta swalayan hadir menjamur tidak saja di perkotaan ,tapi masuk hingga ke wilayah perdesaan.Tidak ketinggalan di kota kecamatan Manisrenggo,sejak beberapa tahun terakhir,hingga saat ini  telah berdiri sekuranganya empat toko modern ,yakni  WS, Indo Maret , Alfa Mart dan Samu.Untuk ukuran kota kecamatan dirasakan terlalu banyak jika ada empat toserba,sementara jaraknya sangat berdekatan.Perlu dipertimbangkan oleh pemerintah kabupaten untuk penerbitan  izin operasinya toko-toko modern ,terkait dengan sebaran yang merata ,jumlah di tiap kecamatan dan jarak dengan pasar tradisional.Seperti kota kecamatan Kemalang hingga kini justru belum ada satupun toko modern yang buka.

Jarak antara pasar tradisional  “klewer” dengan toko-toko modern tersebut bervariasi antara  kurang lebih 25 hingga 1 km.Indo Maret yang paling dekat sekitar 25 meter ,disusul Alfa Mart  100 meter,WS  300 meter dan Samu yang paling jauh sekitar 1 km.Pasar tradisional memiliki segmen konsumen tersendiri yang pelanggan tersebut dijamin tidak akan lari ke toko modern ,demikian dituturkan Wanti yang menjajakan “ jajanan pasar”.Kami sejak  lama telah memiliki pelanggan buktinya tiap hari daganganya habis ,laris manis ,katanya.Dengan hadirnya toko –toko modern sebagian pedagang tidak merasa takut tersaingi,mengingat  jenis dagangannya berberda.Memang berbelanja di toko modern dirasakan lebih nyaman,karena ada pendingin ruangan,bersih,wangi ,tidak perlu tawar menawar,parkirnnya gratis,barangnya bagus serta layanannya baik serta cepat ,demikian dikatakan Agung ,pelanggan salah satu toko modern di Manisrenggo.Lebih lanjut  Agung mengatakan sangat jarang belanja di pasar tradisional.

Barangkali ,untuk pasar tradisional relatif “aman” dari persaingan dagang dengan menjamurnya toko-toko modern,Namun pada usaha mikro kecil seperti toko kelontong yang telah lama ada di wilayah kota kecamatan Manisrenggo,justru terkena imbasnya,mengingat beberapa jenis barang yang diperdagangkan relatif sama.Sementara manjemen dan penampilan usahanya tidak mengikuti perkembangan keadaan.

Oleh : Kiswanto


Share this article :

0 comments:

Tuliskan komentar Anda...

Komentar Anda mungkin akan sangat berguna bagi kami atau pembaca lain :)

Klaten Info Fanpage!

 
Support : Klaten.Info
Kontributor Berita : Kiswanto
Copyright © 2013. Manisrenggo Information - All Rights Reserved
Ingin Buat Website? klik Jasaweb.Klaten.Info